Jumat, 20 September 2019

Layanan Dalam Internet


Macam – macam Layanan Internet Beserta Penjelasan dan Fungsinya


Layanan internet – Melihat perkembangannya saat ini, internet merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat luas. Bukan lagi barang mewah, internet sekarang sudah mudah didapat / diakses. Berbagai pekerjaan ataupun kebutuhan dapat dengan mudah diselesaikan melalui internet. Layanan – layanan yang ada di internet memang sangat membantu, terlebih lagi tidak hanya satu jenis layanan, di internet banyak layanan yang siap membantu kebutuhan netizen.
Di bawah ini adalah macam – macam layanan yang ada di internet, diantaranya :

1. E-Mail  (Electronic Mail)

Electronic Mail (email) yang berarti surat elektronik ini berfungsi untuk mengirim surat. Menurut sejarahnya layanan ini adalah yang layan internet pertama di dunia. Bahkan saya baca di wikipedia email tercipta sebelum internet diciptakan. Dengan adanya layanan E-Mail orang – orang dimudahkan dalam mengirim surat. Contoh layanan email adalah Yahoo, Gmail, dll.

2. E-Commerce

E-Commerce adalah layanan internet yang digunakan untuk kepentingan ekonomi. Toko online merupakan salah satu contoh dari layanan E-Commerce. Dengan adanya layanan ini, kita tidak perlu pergi ke toko untuk berbelanja, karena kita bisa membeli barang secara online. Contohnya di Lazada.

3. E-Banking

Dengan adanya E-Banking proses transfer uang yang Anda lakukan bisa berjalan dengan cepat. Saat ini sudah banyak Bank yang menyediakan layanan ini, sehingga para pengguna Bank tersebut tidak perlu pergi ke ATM untuk melakukan transfer uang. Bahkan beberapa bank sudah merambah ke dunia mobile, sehingga kegiatan transfer uang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

4.E-Learning

Merupakan sistem pembelajaran elektronik, dimana peserta didik dan guru tidak bertatap muka secra langsung melainkan dari jarak jauh. Komputer menjadi perantara antara pengajar dan peserta didik. Dengan adanya e-learning kita dapat membaca materi secara berulang – ulang. Namun dapat mengurangi interaksi antara guru dengan murid secara langsung.

5. E-Goverment

E-Goverment merupakan bentuk pelayanan pemerintahan terhadapt masyarakatnya dengan memanfaatkan teknologi informasi. Ada beberapa model penyampaian utama yaitu Goverment to Citizen / Goverment to Customer (G2C),Goverment to Employ (G2E), Goverment to Business (G2B), dan Goverment to Goverment (G2G). E-Goverment diharapkan dapat mpeningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.

6.  Milist (Mailing List)

Milist atau Mailing List adalah layanan yang digunakan untuk berdiskusi dalam suatu komunitas atau organisasi. Setiap anggota milist dapat membaca surat dari anggota lainnya yang berada dalam lingkaran grup diskusi. Dan setiap anggota juga berhak membalas surat atau tidak. Apabila ada salah satu anggota yang membalas pesan maka semua anggota yang berada dalam lingkaran grup diskusi akan mendapat balasan tersebut. Dalam milist setiap orang dapat berlangganan atau berhenti berlangganan.

7. IRC (Internet Relay Chat)

IRC atau akrab disebut layanan chatting adalah suatu teknologi dimana setiap orang dapat berinteraksi dengan orang lain yang jaraknya jauh. Dengan adanya teknologi ini kita dapat berkenalan dengan orang baru dan memperbanyak teman atau relasi. Kita pun bisa saling melihat wajah lawan bicara kita apabila komputer kita/orang tersebut dilengkapi WebCam.

8. VOIP (Voice Over Internet Protocol)

VOIP memungkinkan kita untuk berbicara melalui telepon dengan biaya gratis. VOIP hanya membutuhkan koneksi internet sehingga tidak perlu menggunakan pulsa. Di Indonesia terdapat VOIP Rakyat, Anda bisa menggunakan fasilitas ini dengan gratis.

Ukuran Kecepatan Akses Internet

Ukuran kecepatan akses internet

Dalam pemakaiannya, Internet memiliki kecepatan akses yang berbeda-beda,bergantung kepada provider atau saluran yang digunakan. Kecepatan akses Internet dapat diukur dari lebar pita (bandwidth) yang merupakan ukuran dari besarnya kapasitas untuk pemindahan atau transfer data. Semakin besarbandwidth yang dimiliki, maka kecepatan aksesnya semakin besar.
Satuan kecepatan akses Internet adalah Kbps (kilobits per second) atau Mbps (megabits per second ). 1 kilobits sama dengan 1.000 bits dan 1 megabits sama dengan 1.000.000 bits. Misalnya, kecepatan akses Internet suatu komputer adalah 56 Kbps. Artinya, komputer tersebut dapat mendownload data sebesar 56 Kb dalam waktu 1 detik.
Pada kenyataannya, kecepatan akses Internet dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Faktor yang mempengaruhikecepatan akses Internet diantaranya adalah:
  1. Kecepatan komputer pelanggan.
  2. Kepadatan lalu lintas Internet sepanjang rute yang dilalui.
  3. Besar bandwidth yang disewa ISP ke Backbone Internet.
  4. Jumlah yang mengakses server secara bersamaan.
  5. Kemampuan dan kecepatan server dimana pelanggan menakses.
Berikut ini adalah kecepatan akses Internet berdasarkan saluran yang digunakannya.
1. Kecepatan Akses Internet dengan Dial Up melalui Jalur PSTN
Cara menghubungkan komputer ke Internet menggunakan kabel telepon biasa atau lebih sering disebut dial upDial up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) melalui jaringan telepon reguler (PSTN), contohnya adalah “Telkomnet Instan” dari ISP Telkom.
Dial up merupakan cara mengakses Internet dengan menghubungkan komputer ke Internet melalui saluran telepon rumah. Untuk melakukan sambungan dial upmembutuhkan alat bantu yang disebut modem. Pada umumnya, komputer yang digunakan untuk dial up merupakan komputer tunggal. Kecepatan akses Internet menggunakan dial up mencapai 56 kbps. Tetapi, jika akses dilakukan pada siang hari, kecepatannya akan berkurang karena saluran telepon sangat sibuk.
2. Kecepatan Akses Internet dengan ADSL
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknolohi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz.
Bandwidth maksimum yang didapat apabila kita menggunakan aksese Internet menggunakan ADSL adalah:
  • Untuk line rate 384 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 Kbps.
  • Untuk line rate 384 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kbps.
  • Untuk line rate 512 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps.
  • Untuk line rate 512 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang biasa didapatkan sekitar 52 Kbps.
3. Kecepatan Akses Internet dengan GPRS
Kebutuhan industri akan komunikasi yang mobile menyebabkan GPRS menjadi salah satu teknologi komunikasi data yang banyak digunakan saat ini. GPRS adalah kepanjangan dari General Packet Radio Service, yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile).
Dalam teorinya, GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps sehingga memungkinkan akses Internet, pengiriman data multimedia ke komputer atau notebook.
4. Kecepatan Akses Internet dengan 3G
3G adalah singkatan dari third-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless).
3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang memberikan kecepatan akses sebagai berikut:
  • Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
  • Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
  • Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.
5. Kecepatan Akses Internet dengan WiFi
Teknologi jaringan tanpa kabel yang dikenal dengan Wirelless Fidelity (WiFi) menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. WiFi (Wirelless Fidelity) adlah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman.
6. Kecepatan Akses Internet dengan Wireless Broadband
Wireless Broadband memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat, termasuk handphone, komputer, notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, wireless broadband juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang menjadi standar Internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100 meter, sementara wireless broadband diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.
7. Kecepatan Akses Internet dengan LAN (Local Area Network)
Salah satu cara untuk terhubung ke Internet adalah dengan mengubungkan komputer ke jaringan komputer yang terhubung ke Internet. LAN mempunyai kecepatan transfer data 10,100 atau 1000 Mbps.
8. Kecpatan Akses Internet dengan TV Kabel
Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke Internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5 Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet

Penyelenggara Jasa Internet

Penyelenggara Jasa Layanan Internet di Indonesia Perlu Dasar Hukum yang Kuat



Polemik hukum yang menimpa mantan pimpinan IM2 bisa menjadi permasalahan panjang mengingat praktik serupa umum dilakukan oleh banyak penyedia jasa layanan Internet di Indonesia. Untuk itu kepastian hukum, terkait mana yang boleh dan tidak boleh, dalam penyelenggaraan layanan ini merupakan hal yang kritis untuk segera ditetapkan.
Terkait penolakan Peninjauan Kembali yang diajukan oleh mantan Direktur Utama IM2 Indar Atmanto, terhadap tuduhan merugikan negara, membuat berang para penyedia jasa layanan Internet yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Pihak APJII sendiri telah mengirim surat terbuka ke pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mahkamah Agung, dan Presiden, terkait status izin yang mereka miliki.
Jika ternyata semua ISP dianggap menyalahi aturan, maka semua anggota APJII akan mematikan layanan mereka. Hal ini bisa berakibat blackout terhadap koneksi Internet di seluruh Indonesia yang telah digunakan oleh lebih dari 70 juta pelanggan. Belum lagi dampaknya bagi dunia bisnis yang di jaman sekarang sangat bergantung pada koneksi Internet, seperti kegiatan di bursa saham atau aktivitas perbankan.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sammy Pangerapan kepada Liputan 6 menyatakan, “Daripada kami semua (ISP) masuk penjara, lebih baik kami matikan koneksi internet. Hasilnya, pelanggan nanti juga akan merasa dirugikan jika tak ada koneksi Internet.”
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring sendiri, seperti dikutip dari tempo, meminta penyelenggara jasa Internet tak takut berbisnis di Indonesia. Selama tak melanggar aturan, dia menjamin mereka aman menjalankan bisnisnya. Masih dari sumber yang sama, Tifatul sendiri belum mengetahui soal rencana boikot ini. Ia juga tidak bisa menjelaskan kenapa pihak IM2 tetap dianggap bersalah dan mempersilakan pihak terkait untuk menanyakan langsung ke Hakim (Agung) yang membuat putusan.

Jumat, 06 September 2019

Jaringan Berdasarkan Area Kerja

JARINGAN KOMPUTER BERDASARKAN AREA KERJA



Jaringan Komputer berdasarkan area kerjanya dibedakan menjadi empat kelompok yaitu :

1. Local Area Network
    Jaringan ini menghubungkan antar PC (Personal Computer) atau server yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh, seperti di dalam gedung atau satu area bangunan dengan radius maksimum 10 km. Pada jaringan lokal ini, kecepatan pengiriman data relatif tinggi, yaitu antara 1-100 Mbps. Biasanya, jaringan lokal ini dimiliki dan dioperasikan oleh satu lembaga tanpa menggunakan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum. Jaringan komputer di lembaga pendidikan umumnya tergolong LAN.


Skema Jaringan LAN

2. Metropolitan Area network (MAN)
    Jaringan komputer ini memiliki radius 10-50 km. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antar kantor dalam suatu kota dengan kecepatan transmisi antara 45-600 Mbps. Untuk membentuk jaringan MAN, dapat memanfaatkan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum atau menggunakan paket program radio.
Skema Jaringan MAN
 
3. Wide Area Network (WAN)
    Jaringan komputer ini memiliki radius sangat besar, menghubungkan LAN dan MAN melewati batas geografis mencakup antar wilayah, negara, dan benua, serta bersifat milik umum. WAN memiliki kecepatan transmisi di bawah 1 Mbps.

Skema Jaringan WAN
4. Internet
    Internet adalah sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang menghubungkan seluruh sisten jaringan komputer di seluruh dunia. Internet merupakan kumpulan dari sejumlah LAN, MAN, dan WAN dari berbagai tempat di seluruh dunia. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan internet dapat berkomunikasi dalam bentuk pertukaran data dan informasi secara langsung.


Topologi Jaringan Komputer

Pengertian topologi jaringan komputer


Topologi jaringan komputer adalah suatu cara menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk sebuah jaringan. Dalam satu jaringan komputer, jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. untuk itu, perlu dicermati Keuntungan dan kerugian dan kelebihan serta kelemahan masing masing topologi berdasarkan karakteristiknya.

Jenis-Jenis topologi jaringan

Topologi jaringan terdiri atas 5 jenis, yaitu :
  • Topologi Bus
  • Topologi Star
  • Topologi Ring
  • Topologi Mesh
  • Topologi Tree

Topologi Bus 

Topologi bus adalah sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dapat dihubungkan.

Karakteristik topologi bus antara lain : 

  • Node-node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel di tutup terminator.
  • Sangat sederhana dalam instalasi.
  • Sangat ekonomis dalam biaya.
  • Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
  • Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap Ethernet card.
  • Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka keseluruhan jaringan menjadi down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Keuntungan topologi Bus

  1. Topologi nya yang sederhana.
  2. Kabel yang di pergunakan untuk menghubungkan komputer komputer atau peralatan peralatan yang lain sedikit.
  3. Biayanya cukup lebih murah di bandingkan dengan topologi yang lain.
  4. Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.

Kekurangan topologi Bus

  1. Traffic (lalu lintas) topologi ini padat, sehingga akan sangat memperlambat bus.
  2. Setiap barrel connector yang dipergunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
  3. Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada topologi bus. 
  4. Akses koneksi lebih lambat dibanding dengan topologi yang lain.

Topologi Star

Topologi star atau yang sering disebut juga sebagai star network merupakan salah satu topologi jaringan komputer yang paling sering digunakan. 

Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Bentuk konsep topologi star layaknya sebuah bintang dengan titik pusatnya ialah perangkat pusat dan terdapat lima buah perangkat komputer yakni host yang terhubung secara langsung ke titik pusat atau perangkat pusat tersebut sehingga menghasilkan bentuk seperti bintang. Hal ini tentu saja hanya sebatas sebuah gambaran konsep dari topologi star, dan jumlah host yang dapat terhubung juga tidak terbatas lima host saja.

Karakteristik Topologi Star

  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (hub), di- Broadcast keseluruh node yang terhubung, dimana jumlah node sangat banyak (misalsanya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan menurun dan semakin menurun.
  • Sangat mudah di kembangkan.
  • Jika salah satu Ethernet card rusak atau salah satu kabel pada terminal putus, maka seluruh jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keselurhan tersebut.
  • Tipe kabel yang sering digunakan biasanya kabel UTP.

Keuntungan Topologi Star

  1. Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer kedalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktivitas jaringan yang sedang berlangsung.
  2. Apabila satu komputer mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  3. Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi setiap kabel yang berbeda.

Kerugian Topologi Star 

  1. Memiliki satu titik kesalahan, yaitu terletak ada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal beroperasi.
  2. Membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point.
  3. Jumlah terminal terbatas, tergantung pada port yang ada ada hub.
  4. Lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.

Topologi Ring


Topologi ring merupakan jenis dari topologi jaringan yang mana bentuk dari rangkaiannya masing masing tersambung pada dua titik yang lainnya, Sehingga dapat membentuk seperti jalur lingkaran menyerupai bentuk cincin.

Biasanya kabel yang digunakan pada topologi ring ini adalah kabel BNC yang tidak terdapat ujung sehingga tidak membutuhkan terminator. Untuk membentuk jaringan cincin ini, setiap sentral perlu dihubungkan seri antara satu dengan yang lainnya sehingga akan membentuk hubungan loop tertutup.

Dalam sistem topologi jaringan ini, setiap sentral memang dirancang untuk bisa berinteraksi dengan sentral yang jaraknya berdekatan ataupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini memang memiliki kemampuan untuk bisa melakukan switching ke segala arah workstation.

Karakteristik Topologi Ring

  • Node node dihubungkan secara serial disepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaram
  • Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
  • Paket-paket  data dapat mengalir dalam satu arah (ke kiri atau ke kanan) sehingga Collision dapat di hindarkan.
  • Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  • Tipe kabel yang biasa digunakan adalah kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Keuntungan Topologi Ring

  1. Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadi collision dapat dihindarkan.
  2. Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan sever.
  3. Dapat melayani aliran lalu lintas data yang padat karena data dapat bergerak ke kiri atau kekanan.
  4. Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

Kerugian Topologi Ring

  1. Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan memengaruhi keseluruhan jaringan.
  2. Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
  3. Sulit untuk melakukan configurasi ulang.

Topologi Mesh


Topologi mesh disebut juga dengan topologi jala karena bentuknya yang menyerupai jala. Untuk pengertian topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat saling terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang berada dalam satu jaringan. 

Pada topologi mesh atau topologi jala setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan adanya perangkat lain karena perangkat saling terhubung secara langsung atau bisa disebut dengan istilah dedicated links. Komunikasi yang ada pada topologi mesh berjalan relatif cepat dan biasanya digunakan untuk membangun jaringan dengan skala yang tidak terlalu besar.




Karakteristik Topologi Mesh 

  • Memiliki hubungan yang berlebihan antar peralatan yang ada.
  • Setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain dalam sebuah susunan.
  • Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Keuntungan Topologi Mesh

  1. Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
  2. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi karena memiliki hubungan yang berlebih.
  3. Relatif lebih mudah dalam melakukan troubleshoot.

Kekurangan Topologi Mesh

  1. Ketika jumlah komputer dan peralatan -peralatan yang terhubung semakin meningkat, akan sangat sulit melakukan instalasi dan konfigurasi ulang.
  2. Diperlukan biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.


Topologi Tree

Topologi tree atau sering disebut dengan topologi pohon adalah topologi jaringan komputer yang merupakan kombinasi dari topologi star dan BUS. Secara hirarki penyusunannya topologi tree ini merupakan kumpulan dari topologi star yang dihuhubungkan dengan topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau bleckbone. 

Topologi pohon ini sering juga disebut dengan topologi bertingkat. Dalam penggunaanya topologi ini sering digunakan digunakan untuk interkoneksi antar heirarki yang berbeda. Untuk hirariki yang rendah pada topologi ini digambarkan pada lokasi yang rendah, sedangkan untuk hirarki yang lebih tinggi akan digambarkan pada lokasi yang lebih tinggi.





  1. Antar kelompok melakukan komunikasi yang dilakukan melalui sebuah hub
  2. Pusat data dan kendali jaringan berada dan diatasi oleh hub pusat
  3. Didalam kelompok jaringan yang membentuk sebagai topologi star akan menyebabkan adanya pengelompokan atau klasifikasi pada tiap tingkatan.
  4. Kabel utama yang berperan sebagai backbone atau tulang punggung yang berfungsi sebagai penghubung jaringan.

Keuntungan Topologi Tree

  • Pemasangan kabel didalam topologi tree tergolong mudah, hal ini karena satu perangkat komputer hanya memerlukan satu port I / O.
  • Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
  • Pada topologi tree memungkinkan untuk mengaktifkan fungsi repeater ynag terdapat didalam sebuha hub. Dimana nantinya jaringan ini dapat menjangkau jarak yang lebih luas.
  • Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
  • Penerapan dan pengembangan dari topologi ini tergolong mudah.
  • Jaringan yang dibangun dengan topologi tree mempunyai kemudahan untuk dikembangkan kedalam jaringan yang lebih luas.

Kekurangan Topologi Tree

  • Cara kerja jaringan pohon yang diterapkan pada topologi tree ini cenderung lebih lamban
  • Adanya kabel yang berperan sebagai backbone yang berada di posisi bawah akan berpengaruh pada pusat dari topologi tree yang dipasang.
  • Jaringan yang terpasang menggunakan topologi tree sangat bergantung pada hub yang berperan sebagai pengendali pusat.
  • Untuk melakukan komunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya maka harus melalui trasmisi melalui sebuah hub. Dengan kata lain, komunikasi dua parangkat komputer tidak dapat dilakukan secara langsung.
  • Proses pendeteksian kesalahan yang terjadi pada jaringan tergolong minim.

Sekian dari pengertian jenis topologi jaringan semoga bermafaat untuk kalian yang membacanya.
Jangan lupa untuk Share artikel ini semoga bisa bemanfaat untuk banyak orang.


WEB BROWSER

ARTIKE L   TENTANG WEB BROWSER Web Browser Web Browser atau yang lebih dikenal browser adalah suatu program atau aplikasi yang diguna...